Bekerja atau Berbisnis? Hati-hati Menentukan Pilihan

Menentukan Pilihan Bekerja atau Berbisnis

Kali ini saya akan menshare sebuah fenomena yang pasti dihadapi setiap orang yang menginjak bangku sekolah, entah ia tamatan SMA atau jenjang perguruan tinggi. Saya, termasuk Anda semua pasti memiliki impian dan cita-cita ingin jadi apa ketika lulus nanti. Semua profesi sudah terbayang, kita akan menjadi ahli dari jurusan studi yang kita tempuh. Misal bila kita mengambil jurusan Sejarah, kita akan menjadi seorang sejarawan. Atau bila mengambil studi Ilmu Politik, kita akan menjadi seorang politisi atau pengamat politik. Padahal, endingnya tidak semanis itu.



Persaingan dunia kerja yang semakin tinggi mengharuskan kita berlomba menjual skill kita kepada dunia luar. Kita merasa sudah cukup memiliki kapabilitas. Namun ternyata, ada yang kapabilitasnya jauh di atas kita. Saat kita gagal bersaing, kebanyakan harus ‘masuk’ ke dalam lingkaran yang kita tidak pernah perkirakan sebelumnya. Saat itulah kita dituntut untuk tetap survive meskipun pekerjaan kita tidak seperti yang diharapkan. Ketika semuanya menjadi serba dilema, akhirnya timbul pertanyaan dari dalam diri Anda sendiri: terus bekerja di bidang yang tidak kita inginkan, atau memulai jalan baru bernama bisnis dengan potensi penghasilan yang tidak terbatas?

Semua hal itu berkenaan dengan pilihan hidup. Bila Anda salah mengambil langkah, maka masa depan Anda pertaruhannya. Pikirkan dengan matang dan pertimbangkan baik buruknya atas pilihan yang akan Anda ambil. Penulis akan mencoba mengupas satu per satu, apakah baiknya Anda bekerja atau berbisnis.

Bekerjalah, bila:
1. Pekerjaan yang Anda geluti adalah pekerjaan yang sesuai minat, skill, dan kompetensi Anda baik itu yang didapat dari bangku sekolah, kuliah, maupun organisasi. Anda dapat berkembang dengan pekerjaan yang sesuai passion Anda dan yakin pekerjaan tersebut dapat menunjang karier Anda ke depan.

Seseorang yang amat menikmati pekerjaannya karena sesuai dengan passion


2. Pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan minat dan kompetensi Anda, namun Anda belum memiliki sumber pendapatan lain dan sangat membutuhkan pemasukan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
2 orang yang tidak sungkan bekerja apapun asal bisa mencukupi kebutuhan hidupnya

3. Anda adalah lulusan baru (fresh graduate) yang membutuhkan pengalaman bekerja di sebuah perusahaan, terlepas apakah pekerjaan tersebut sesuai atau tidak dengan minat Anda, Anda dapat menjadikannya sebagai batu loncatan sampai Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Seorang fresh graduate mencari pekerjaan yang diinginkan


Di sisi lain, berbisnis atau memiliki usaha sendiri amatlah menggiurkan. Pebisnis yang sukses akan memiliki kebebasan waktu dan kebebasan finansial. Anda pasti sering mendengar kisah sukses orang-orang yang merintis bisnis dari bisnis kecil-kecilan sampai menjadi bisnis besar. Padahal, kebanyakan di antara mereka bukanlah orang yang berpendidikan tinggi. Semua karena ide-ide brilian mereka dan kemauan keras untuk berkembang.
So, mulailah berbisnis, apabila:
1. Sejak awal Anda adalah seseorang yang bermental pengusaha. Anda sudah memiliki ide wirausaha dari mulai produk, konsep bisnis, lokasi bisnis, sampai strategi promosi. Tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengimplementasikannya.

Seorang pebisnis akan selalu memiliki ide untuk mengubah hal biasa di sekitarnya menjadi sesuatu yang bernilai

2. Anda tidak mempunyai prestasi di bidang akademik. Nilai-nilai kuliah Anda sungguh memprihatinkan, bahkan di bawah kriteria perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Anda adalah seorang pengangguran! Anda sudah mencoba melamar ke sana kemari, namun hasilnya nihil. Tidak ada kantor yang mau mempekerjakan Anda. Maka, satu-satunya pilihan agar Anda tetap berpenghasilan bahkan dengan potensi penghasilan di atas rata-rata adalah dengan berbisnis.
Di posisi ini, dan di awal-awal Anda merintis sebuah bisnis, Anda harus menanamkan prinsip: “Biar orang lain bekerja dengan penghasilan besar tetapi menjadi bawahan. Saya merintis sebuah bisnis, berapapun hasilnya, adalah bos bagi bisnis saya sendiri, sampai hasilnya jauh melampaui orang-orang yang bekerja.”
(Baca juga: Tips Memperkenalkan Bisnis yang Baru Dirintis)


Seorang lulusan sekolah yang tidak juga mendapat pekerjaan, jalan keluarnya adalah memulai bisnis

3. Anda adalah seorang karyawan di suatu perusahaan, namun sudah sangat jenuh bekerja. Anda bosan menjadi bawahan dan sangat ingin memiliki usaha sendiri. Bila Anda sudah memiliki keinginan seperti ini dan rencana bisnis sudah matang Anda miliki, maka keputusan Anda resign dari kantor adalah keputusan yang tepat.


Resign-lah dengan halus tanpa mengindikasikan adanya masalah di tempat kerja


Apakah kita bisa menjalani keduanya, bekerja sambil berbisnis?

Jawabannya, bisa. Dari pagi sampai sore Anda bisa pergi bekerja. Pulangnya, pada malam hari Anda mulai berbisnis atau memantau bisnis yang dikerjakan oleh karyawan Anda atau orang terdekat yang Anda percaya. Namun situasi tersebut hanya akan berlangsung beberapa lama. Akan ada saatnya Anda harus fokus memilih salah satu dan memprioritaskan mana yang seharusnya Anda jalani untuk kelangsungan hidup Anda dan keluarga, dari pada Anda menjalani keduanya namun satu pun tidak ada yang maksimal.

Di sisi lain, JANGAN MAIN-MAIN dengan mulai berbisnis bila Anda tidak mempunyai konsep dan rencana yang jelas. Apalagi dengan status Anda yang masih bekerja dan ingin banting setir menjadi pebisnis. Bila rencana Anda tidak diramu dengan matang, hanya kemauan besar semata, niscaya resign Anda bukan resign yang sukses, tapi resign yang GAGAL!

Maka dari itu, untuk memulai sesuatu, lihatlah dulu ke dalam diri Anda. Orang seperti apakah Anda? Di manakah posisi Anda berada? Orang yang ingin mengembangkan karier di dunia kerja atau orang yang memiliki minat besar dalam berbisnis? Lihatlah dulu ke dalam DIRI, yakinkan dengan HATI, dan melangkahlah dengan PASTI.

So, apa pilihan Anda, bekerja atau berbisnis? Bila pilihan Anda adalah berbisnis, kami memiliki referensi sebuah jasa pengiriman yang telah 22 tahun melayani konsumennya dan kini tengah membuka franchise bisnis keagenan. Apa saja paketnya? Simak selengkapnya di http://mitrausahancs.co.id/paket-pilihan-kemitraan-agen-ncs/.


Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bekerja atau Berbisnis? Hati-hati Menentukan Pilihan"

Posting Komentar